Sakramen Pengurapan Orang Sakit
Tanda dan sarana bahwa orang beriman Katolik diperbolehkan untuk dipersatukan dalam penderitaan dan wafat Kristus sehingga boleh ikut serta dalam karya keselamatanNya untuk mengalami kesembuhan raga dan keselamatan jiwanya termasuk mengalami pengampunan atas dosa-dosanya (bdk. Yak 5:14-15; Mrk 6:13).
makna sakramen pengurapan orang sakit
Adalah tanda dan sarana bahwa orang Katolik diperbolehkan untuk dipersatukan dalam penderitaan dan wafat Kristus sehingga boleh ikut serta dalam karya keselamatanNya. Ini adalah salah satu sakramen penyembuhan (selain sakramen tobat).
Oleh sebab itu, sakramen ini dapat diterimakan beberapa kali (KGK 1514).
orang yang dapat menerima sakramen pengurapan
Menurut Kitab Hukum Kanonik, Sakramen ini dapat diterima oleh orang yang sudah dibaptis Katolik, sedang menderita sakit besar atau akan menjalani operasi besar, ataupun bisa yang lanjut usia. (bdk. KHK 1004).
Pelayanan sakramen pengurapan
KHK 1003: pelayan dalam sakramen ini hanyalah imam.
Pelayanan ini menjadi tanggung jawab pastor paroki, namun dalam kondisi darurat siapa pun imam boleh melayani, seiizin pastor paroki.