Designed by Designata Studio
Serunya Sehari di Panti Asuhan: Anak-Anak BIA & BIR Katedral Jakarta Berbagi Keceriaan!
30

Serunya Sehari di Panti Asuhan: Anak-Anak BIA & BIR Katedral Jakarta Berbagi Keceriaan!

Jakarta – Sabtu siang yang biasanya dihabiskan dengan istirahat santai, kali ini berubah menjadi momen penuh kebahagiaan bagi anak-anak Bina Iman Anak (BIA) dan Bina Iman Remaja (BIR) Katedral Jakarta. Bina Iman Anak mengunjungi Panti Asuhan Pondok Si Boncel di Jakarta Selatan dan Bina Iman Remaja mengunjungi Rumah Teduh Suryo di Jakarta Pusat dalam kegiatan bertema "Clap Care Cheer: A Fun Charity Day."

Bukan sekadar kunjungan biasa, kegiatan ini punya tujuan mulia: mengajarkan anak-anak untuk berempati dan berbagi kepada teman-teman yang tinggal di panti asuhan. Di hari yang sama BIA dan BIR mengunjungi 2 lokasi sekaligus dengan tim berbeda. Mereka membawa berbagai kebutuhan seperti sembako, makanan, minuman, perlengkapan kebersihan, buku, alat tulis, serta mainan. Semua ini hasil dari donasi yang dikumpulkan selama dua minggu, termasuk dari Kado Bayi Yesus yang diberikan anak-anak saat perayaan Natal 2024 lalu. 

Perjalanan Anak-Anak BIA Menuju Momen Berharga 

Keseruan dimulai sejak siang. Tepat pukul 13.00 WIB, bersama 8 anak BIA, 6 pendamping BIA, dan 4 orang tua. Seluruh peserta berkumpul di Gereja St. Perawan Maria Diangkat ke Surga, Paroki Katedral Jakarta. Setelah melakukan absensi dan memastikan semua donasi telah dimuat dalam mobil, rombongan berangkat pukul 14.30 WIB menggunakan 4 mobil menuju lokasi. 

Sesampainya di Pondok Si Boncel, mereka langsung disambut dengan senyum hangat dari Suster Crescentia, OP, salah satu pengurus panti. Tak lama, anak-anak penghuni panti pun muncul dengan seragam kaos hijau dan celana merah, membawa energi positif yang langsung menular ke semua orang. 

Momen Berbagi yang Tak Terlupakan

Tanpa banyak basa-basi, kegiatan langsung dimulai. Anak-anak BIA dan anak-anak panti asuhan cepat membaur, bermain bersama, menyanyi, dan tertawa lepas. Bahkan, beberapa anak dari BIA tampak tak ragu untuk menggandeng tangan adik-adik panti, seakan langsung merasa dekat seperti saudara. 

Salah satu momen yang paling berkesan adalah saat sesi perform anak-anak Pondok Si Boncel berlangsung. Mereka menampilkan nyanyian dan tarian penuh energi, sukses membuat suasana semakin cair. Gelak tawa dan sorakan memenuhi ruangan, menciptakan kenangan yang akan sulit dilupakan. 

“Senang banget bisa main sama mereka. Aku mau duduk bareng dia!” ujar Gwyneth (7 tahun), salah satu peserta dari BIA. 

Hari itu membuktikan bahwa berbagi tak hanya soal memberi barang, tapi juga memberi perhatian, kebersamaan, dan kasih sayang. Meski kunjungan ini hanya berlangsung satu hari, keceriaan yang ditinggalkan akan terus terasa. 

Hangatnya Perjumpaan di Rumah Teduh Suryo

Dalam ruang perjumpaan yang berbeda, kunjungan BIR ke Rumah Teduh Suryo berlangsung di hari yang sama. 9 anak BIR bersama denga pendamping, frater, dan orang tua memulai kegiatan dengan berkumpul dahulu di Gereja St. Perawan Maria Diangkat ke Surga, Paroki Katedral Jakarta pada pukul 16.00 WIB. Setelah semua siap, rombongan berangkat ke Rumah Teduh Suryo. Perjalanannya tidaklah lama. Antusiasme untuk berjumpa dengan adik-adik di sana sungguh terasa kuat.

Setibanya di Rumah Teduh Suryo, sambutan dari anak-anak, orang tua mereka, dan pengurus Rumah Teduh Suryo memberikan rasa hangat dan dekat dalam perjumpaan ini. Anak-anak BIR menikmati perjumpaan dengan adik-adik (Pejuang Kecil) ini. Selain bernyanyi dan menari, kegiatan yang juga menarik yaitu percakapan dengan Pejuang Kecil serta orang tua mereka. Anak-anak BIR bersama pendamping bisa mengenal adik-adik dengan lebih dekat. Suasana lebih cair dengan game sederhana mencari ‘harta karun’.

Di penghujung kunjungan, baik anak-anak BIR, adik-adik, dan pendamping mengungkapkan rasa bahagia dan senang atas kegiatan ini. Orang tua adik-adik dan orang tua anak-anak BIR mengungkapkan rasa syukur atas kegiatan hari itu. Kunjungan ditutup dengan penyerahan bantuan dari pihak BIR kepada Rumah Teduh Suryo. Menjelang kunjungan berakhir, rasa-rasanya anak-anak masih ingin bermain dan berbagi kebahagiaan dengan adik-adik di sana. Pada pukul 17.30, rombongan pergi meninggalkan Rumah Teduh Suryo dan kembali ke Gereja St. Perawan Maria Diangkat ke Surga, Paroki Katedral Jakarta. Kunjungan ditutup dengan doa bersama mensyukuri kunjungan hari itu. Kunjungan ini begitu berharga dan tentunya menyadarkan pentingnya persaudaraan di antara anak-anak dengan situasi dan latar belakang yang berbeda. Semoga semakin banyak anak bisa mengalami perjumpaan yang berharga seperti ini.

 

Sumber Foto dan Berita  : Melvin (Pengurus BIA)

Serunya Sehari di Panti Asuhan: Anak-Anak BIA & BIR Katedral Jakarta Berbagi Keceriaan!
semua berita